Latest Updates

JIMAT Jaman Sekarang

http://hikayahhati.blogspot.com/2013/12/jimat-gaya-baru.html
Orang yang mempercayai sebab dan pengaruh-pengaruhnya namun mereka tidak menetapkan sebagian dari sebab kecuali yang ditetapkan Allah dan Rasul-Nya, baik itu merupakan sebab syar’iyah maupun kauniyah. merupakan orang yang memiliki iman yang hakiki, yang beriman kepada Allah, karena mereka mengaitkan sebab dengan akibat, mengaitkan alasan dengan pengaruhnya. Yang demikian ini termasuk kesempurnaan hikmah.
Contoh, Membaca Al-Fatihah merupakan sebab syar’i bagi penyembuhan, menelan obat merupakan sebab inderawi untuk menghilangkan sakit perut, yang berarti qadariyah, karena yang demikian itu sudah diketahui berdasarkan pengalaman.
Imran bin Hushain RA meriwayatkan bahwa Nabi Shallalahu alaihi wasallam melihat seseorang di tangannya terdapat  gelang dari kuningan 
beliau bertanya “(gelang) apakah ini?
Ia menjawab, “al-waahinah (gelang pencegah sakit).” Beliau bersabda “lepaskan gelang itu, karena ia tidak menambahmu kecuali kelemahan, Sekiranya kamu mati sementara gelang itu masih ada padamu, maka kamu tidak akan beruntung selamanya” (HR.Ibnu Majah dan Ahmad)
Dalam konteks kekinian, al-wahinah (gelang pencegah sakit), gelang kesehatan, gelang terapi penyakit, gelang keseimbangan dll. JIMAT yang dimiliki khasiat yang sama juga terkadang berupa kalung di leher. Begitupun bahan yang digunakan, bisa berupa akar bahar, logam hingga batu-batuan.
sejak berabad-abad berbagai batuan diharapkan memiliki kemampuan penyembuhan dan kekuatan mistik yang memiliki modus bermacam-macam hingga saat ini agar dipercaya keampuhannya.
KASUS I, Didunia perdukunan, sugesti itu dibangun dengan dongeng reakaan, bahwa gelang itu berisi bermacam-macam jin.
KASUS II, Manusia moderen tidak tertarik dengan hal dunia perjinan sehingga mereka beralih dengan istilah gelombang elektromagnetik, energi titik nol, efek placebo, BERFIKIR BERHARAP (wishful thinking) dan label ‘ilmiah” lainnya.
Gelang kesembuhan dari dukun, sudah jelas dimengerti kesyirikannya bagaimana dengan kasus yang kedua?
Jawab : Memang ada syariat untuk berobat kepada sesuatu yang bisa dibuktikan secara ilmiah, sebagaimana pengobatan secara medis, bekam, herbal dan semisalnya. dikasus kedua sulit untuk dimengerti oleh orang-orang yang tidak bergerak dibidang tersebut, walaupun mereka sudah membuktikannya secara ilmiah tapi tetap saja abstrak untuk dikomentari, dan bukan karena penjelasan itu mudah dipahami. CELAKAnya, celah ini ditangkap sebagai peluang bagi para produsen, dan orang-orangpun pasrah dengan klaim ilmiah itu.
Kasus yag masih Hangat, gelang Power Balance yang selama ini diklaim secara ilmiah memiliki khasiat ekstra tenaga, keseimbangan, dan fleksibilitas bagi penggunanya dinyatakan palsu oleh Badan Pengawas Konsumen Australia (ACCC) mereka juga sempat memerintahkan menarik semua produk itu karena para pemakai merasa jika memakai gelang penyakitnya sembuh tetapi jika gelang tersebut dilepas maka penyakitnya kembali sehingga timbul ketergantungan terhadap gelang tersebut.
Ringkasnya, ini memang wilayah abu-abu, Ada baiknya kita WASPADA, bukan karena takut tertipu dengan harga mahal, tapi takut jika keyakinan ternoda. Bukankah Nabi menyuruh menanggalkan gelang itu diklaim bisa mencegah penyakit ? woullohu allam
Jika orang yang mengenakan kalung jimat dan sejenisnya percaya bahwa kalung itu sendiri menimbulkan suatu pengaruh, berarti ia seorang yang musyrik dengan kemusyrikan yang besar dalam TAUHID RUBUBIYAH
-  Syarah Kitab Tauhid – Syaikh Muhammad Al-Utsaimin
-  Majalah Islam ar-Risalah (Edisi 116)


source: jihadsabili.wordpress.com

2 Responses to "JIMAT Jaman Sekarang"